Showing posts with label Tips Wirausaha. Show all posts
Showing posts with label Tips Wirausaha. Show all posts

Sunday, March 17, 2013

Kunci Jawaban Ujian Nasional 2013

Kunci Jawaban Ujian Nasional 2013 Pelaksanaan Ujian Nasional pada tanggal 15 April 2013 tinggal mengitung hari. Integritas bangsa kita, kembali akan di uji, para siswapun sudah dipersiapkan untuk menghadapi Ujian Nasional tahun ini, admin ganteng ini sendiri bakalan juga akan menghadapi ujian Nasional tahun ini, mungkin buat kalian semua pada takut akan Ujian Nasional ini, Why ? Yup, karena, Kita harus menyelesaikan sekolah tiga tahun hanya dengan UN 4 hari saja, tp jika kita lulus pasti kita, keluarga kita bakalan senang apalagi dapat nilai yang memuaskan ! Amin ya allah !


sonz blog, kunci jawaban UN 2013


tapi terkadang banyak diantara Siswa peserta ujian memikirkan cara untuk memperoleh nilai sebaik-baiknya dengan segala cara. dengan bangga para siswa menceritakan taktik mereka dalam menghadapi Ujian Nasional. Taktik yang melupakan usaha dan kejujuran. Taktik yang membuat hati bangsa ini semakin bengkok, tidak jelas tujuannya.

Beberapa orang rekan Guru menyatakan hal yang hampir senada, yang bermuara pada kekhawatiran. Terkadang dalam pelaksanaan ujian nasional, Guru yang seharusnya menjadi orang yang mengajarkan kejujuran, kerja keras dan hal-hal yang baik justru menjadi orang terdepan dalam menghalalkan segala cara. Dan masih banyak hal mengerikan lainnya yang tidak bisa kita terima dengan hati nurani.

Buat kalian para siswa-siswi yang akan menghadapi ujian nasional nanti, kali ini admin akan memberikan kunci jawaban tersebut, Kunci dari jawaban tersebut adalah :



                Kunci Jawaban Ujian Nasional 2013 adalah DUIT :
                        Do’a, Usaha, Ikhtiar, dan Tawakkal.


“Doa Untuk UN 2013: Bocoran Soal dan Kunci”

Tuhan, kami tahu betapa berat putra-putri kami
Harus menyelesaikan sekolah tiga tahun
Hanya dengan UN 4 hari saja
Apakah ini adil?
Atau sebuah kedzaliman?


Kuatkanlah putra-putri kami

Bimbinglah putra-putri kami
Menyelesaikan ujian sesuai petunjukMu
Tuhan, Engkau membocorkan
Rahasia dan kunci menuju surga
Melalui wahyu dan utusanMu




Salahkah bila putra-putri kami

Mengharap bocoran UN dari Mu?
Kami tahu, bocoran itu bisa saja curang
Kami tidak mengharap bocoran curang
Kami berharap sepenuh hati bocoran cerdik
Bocoran yang mendidik




Lindungilah kami dari kecurangan

Bimbinglah kami dalam kecerdikan
Lancarkan dan luluskan putra-putri terbaik kami
dalam menyelesaikan UN 2013
Amin.. Amin... Amin


Dan jangan Lupa untuk Pelajar yang menganut agama islam untuk terus :

SHALAT !!



Dan jangan lupa untuk berdoa :

Ya Rob, diawal duha ini, hamba berdoa untuk siapapun diantara keluarga, saudara, adik2 kami yg UN, jadikanlah ia jalan kpd kedekatan dgnMu, kepastian dtg ujian2 hidup driMu. Karnanya teguhkan hati mrk, bukakan kecerdasan mereka, mantapkan jawaban mrk, cegahlah mrk dr sikap tergesa-gesa, jauhkan mrk dr kebimbangan, dan ketidak percayaan diri. Gerakkan hati mrk kpd ilmu yg engkau ridhoi. Ya Robb jgn Engkau biarkan mrk dlm kesulitan dan ringankanlah pemikirannya dan ilhamkanlah kemudahan krn ilmuMu meliputi segalanya,

Kita Berusaha maka kita akan sukses dan saya mohon doa dari kalian semua supaya saya bisa mengerjakan soal ujian ini dengan lancar ! AMIN

Saturday, December 8, 2012

Kiat Sukses Lanjutkan Usaha Keluarga

Setelah susah-payah membangun usaha bertahun-tahun dan akhirnya sukses, biasanya orangtua berharap anak-anaknya bisa menjadi penerus usaha. Sayangnya, tidak semua anak mau melakukannya karena punya hasrat  tinggi untuk mengejar karier impiannya masing-masing. Selain itu, banyak suara sumbang yang mengatakan bahwa meneruskan usaha keluarga tidak ada tantangannya dan tinggal terima enaknya.

"Setiap pilihan pekerjaan pasti ada risiko dan tantangannya masing-masing. Ketika melanjutkan usaha keluarga, Anda tetap harus punya ide baru untuk membangun perusahaan, sama seperti saat harus membangun usaha dari awal," ungkap praktisi bisnis Rhenald Kasali, beberapa waktu lalu di Jakarta. Ketika memutuskan untuk mengalihkan usaha, ada dua hal yang harus diperhatikan agar tetap sukses.

1. Pemberi warisan
Ketika memutuskan untuk menyerahkan usaha pada anak, pastikan anak memang benar-benar ingin melanjutkan usaha Anda. Sebaiknya jangan pernah memaksa anak untuk melanjutkan usaha ketika mereka tidak menginginkannya karena bisa berakibat buruk pada perkembangan usaha.
"Orang tua harus bisa membedakan antara kecakapan nilai dengan bakat. Sekalipun secara teori nilai mereka bagus dan dianggap mampu menjalankan perekonomian perusahaan, namun ketika minat dan bakat mereka bukan dalam hal itu maka keduanya tidak saling melengkapi, dan percuma," jelasnya.
Syarat kedua, pastikan Anda sudah benar-benar yakin bahwa anak mampu untuk meneruskan usaha Anda. Jangan bersikap setengah-setengah karena ini akan membuat anak tertekan dalam menjalankan usaha. "Seringkali orangtua masih belum percaya sepenuhnya pada anak sehingga mereka masih dominan dan cenderung mendikte anaknya. Sebaiknya beri kepercayaan pada mereka," saran Rhenald.
Sebaliknya, orangtua harus bersikap sebagai seorang mentor yang andal, yang mampu meng-coaching anak dengan memberikan berbagai pertanyaan yang membangun, dan bukan mendikte agar melakukan hal-hal sesuai perintahnya. Proses coaching ini akan membantu generasi penerus Anda untuk bisa berpikir lebih baik, sehingga mengasah kemampuan dan kreativitasnya untuk mengambil keputusan.

2. PewarisMenjadi seorang pewaris usaha bukan berarti Anda bisa ongkang-ongkang kaki dan menikmati hasil usaha orangtua seenaknya. Pengusaha muda Billy Boen mengungkapkan, sebagai penerus usaha seharusnya Anda memiliki berbagai pemikiran baru yang mendukung perkembangan usaha yang lebih baik.

"Sama seperti saat merintis usaha dari awal, seorang pewaris usaha juga harus peka dengan keadaan sekitarnya. Anda harus jeli melihat peluang yang ada, dan berperan memberi nilai tambah pada produk atau jasa perusahaan Anda," katanya.

Senada dengan Billy, Rhenald juga setuju bahwa setiap generasi penerus usaha pasti akan memberi sebuah gaya perubahan dalam perusahaan sesuai dengan zamannya. "Jika di jaman orangtua Anda dulu teknologi informasi belum dikenal, maka sebagai penerus Anda bisa membuat perubahan dengan menambah produk yang dijual secara online dan lainnya. Gerakan kecil ini merupakan sebuah kemajuan usaha," kata Rhenald.

Selain itu, punya sikap yang jujur, percaya diri, dan terbuka juga harus Anda miliki. Keterbukaan pada orang tua yang mewariskan usaha pada Anda akan membantu menyelesaikan masalah yang mungkin saja sulit diselesaikan sendiri.